Resiliensi Usaha Suvenir Lokal dalam Menghadapi Persaingan Global: Perspektif Pengrajin di Berastagi, Karo
Keywords:
Resiliensi Usaha, Suvenir Lokal, Persaingan Global, Pengrajin, Berastagi.Abstract
Penelitian ini menganalisis resiliensi usaha suvenir lokal di Berastagi, Karo, dalam menghadapi persaingan global yang ditandai oleh produk impor murah, perubahan preferensi konsumen, dan tantangan akses pasar digital. Industri suvenir lokal, yang penting bagi ekonomi dan budaya Berastagi, merasakan dampak signifikan berupa penurunan penjualan dan keuntungan.
Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini menggali perspektif pengrajin mengenai strategi adaptasi mereka. Ditemukan bahwa pengrajin menunjukkan resiliensi melalui inovasi produk (pengembangan varian dan peningkatan kualitas otentisitas), adaptasi pemasaran digital (pemanfaatan media sosial sederhana), efisiensi operasional (penghematan biaya, diversifikasi pendapatan), serta kolaborasi dan penguatan jaringan komunitas. Otentisitas budaya, dukungan keluarga, semangat juang, dan pasar domestik menjadi faktor pendukung utama. Namun, keterbatasan akses modal, kesenjangan literasi digital, dan fluktuasi wisatawan masih menjadi penghambat. Resiliensi pengrajin Berastagi mencerminkan perpaduan adaptasi inovatif dan kekuatan modal sosial budaya lokal.