PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN POTENSI PARIWISATA PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN SAMOSIR
Keywords:
Digital Marketing, Pariwisata, Promosi, Kabupaten Samosir, Danau TobaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan digital marketing dalam meningkatkan potensi pariwisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir. Kabupaten Samosir sebagai bagian dari kawasan Danau Toba yang ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas memiliki potensi pariwisata yang besar, namun pemanfaatan digital marketing sebagai sarana promosi masih belum optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir masih terkendala oleh keterbatasan SDM, pengelolaan konten yang belum terstruktur, serta belum adanya strategi pemasaran digital yang terintegrasi secara sistematis. Optimalisasi digital marketing melalui penguatan SDM, pengembangan konten kreatif, dan kolaborasi dengan influencer diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir secara berkelanjutan.
References
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Market-ing Management. Pearson Education.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Chaffey, Dave, & Ellis-Chadwick, Fiona. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson Education Limited.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupat-en Samosir. (2023). Profil dan pro-gram kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir. Sa-mosir: Disbudpar Kabupaten Sa-mosir.
Prasetyowati, A., Martha, JA, & Indrawati, A. (2020). Pemasaran digital.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepa-riwisataan. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
World Tourism Organization. (2008). Inter-national recommendations for tour-ism statistics 2008. United Nations.

